Owh Em Ji, Mahkluk indah Tuhan dr Turki

Hari itu hari- hari biasa yang menjemukan kulalui di kampus. Datang, menaruh pantat, mendengarkan para murid Amrik mengeluarkan unek2nya dalam diskusi dan pulang. Seperti biasa, perjalanan pulang menunggu bis stop pun kulalui dari lantai 5 ke lantai 1 dengan menebar senyum angkat bibir ke teman-temanku yang notabene kebanyakan international students dari China, Korea, Vietnam. Ini Amrik atau Asia sih, pikirku.

Kulalui lorong2 kampusku sambil mendengarkan musik hip hop Amerika di I-phone ku sambil melirik gadis2 amrik yang cantiknya wow, cm bs dikagumi tapi tak bisa dimiliki. Sexy nya, cm bisa dipandang tapi tak bisa disentuh. Hehehe, tau sendiri disini negara bebas. Pakaian apapun yang lu pakai , kagak bakalan masalah even itu dikampus. Tapi tetep, lu punya aturan kalau mau bertingkah. Gak boleh asal goda aja. Lagian gue cowok baik2 dan pemalu buat menggoda2 sesuatu yang gk ada manfaatnya.

 

Hmmm, lagi asyik2nya mendengarkan musik dynamite Taio Cruz sambil goyang2 kepala, eits dah, si Emak dari kampung telpon:

“Assalamualaikum, Piye le kabare?apik2 ae to?”

“Wah Mak….kok telpon awan2 toh, bukanya disana masih malam?”

“Ibuk mu apik kabare, ibu telpon kamu eling habis solat tahajud le”

Pikirku siapa yang tanya kabar, siapa juga yang jawab, Mak e memang ibu ku yang lucu dan slalu kurindu

“Oalah Mak, aku sehat ae Alhamdulilah mak!! Alhamdulilah!!”

Dengan logat Jawa Surabaya ku aku menjawabnya dengan keras, pikirku siapa juga yang bakal tahu bahasa ku, lagian bahasa Jawa itu bahasa keren, harus bangga berucap dengan lantang. Sembari berbasa basi dengan ibuku aku melihat ada gadis berkerudung yang belum pernah kulihat di kampus ini. Kulihat dia sedang berbicara dengan international students lainnya. Aku cuma melirik, dan kurasa dia pasti muslim2 negara timur tengah karena wajahnya sangat identik sekali. Jarang aku menemukan gadis muslim berkerudung di sini. Kebanyakan muslim yang kutemui disini hanyalah muslim KTP doank.Akupun yang sedang ngobrol romantis dengan ibuku pun cm bs melirik.

“Wes yo Mak, anak e muleh sek, ntar ku telpon lewat skype”

“Yo wes, nunggu Bapak mu bangun dulu yo le, ibumu ra iso ngurupno skype, dijogo awak e”

“ALHAMDULILAH aku apik and sehat2 ae kok Mak…ALHAMDULILAAAAH!! wes yo Mak, ASSALAMUALAIKUM”

Kututuplah telfon itu dan sembari mengutak atik i phone ku menuju ke library kudengar suara indah melebihi emak ku menyapaku

“Assalamualaikum….”

Kucari dari mana kah arah suara merdu itu, O Em Ji, gadis berkerudung itulah yang menyapaku

“Waalaikumsalaaam, hi sister how are U”

“Hi Iam fine, r u moeslim?”

“Yes, but how do you know?”

I heard U speak loudly say ALHAMDULILAH and ASSLAMUALAIKUM on the phone”

Uiiiiiiii Subhanallah…..cantiknya cewek iniiiii, melebihi cewek Amrik yang kulihat setiap hari. Matanya bener2 bercahaya, senyumnya seperti madu, lagu meggy Z yang mendayu2 seolah-olah mengiringi pertemuanku dengannya, manisssss sekali.

“Yeah….i spoke with my Mom”

“Owh Mashaallah….hi, my name is Fatima, Fatima Az Zahra”

“Owh, Hi….Iam Arif I am from Indonesia and you”

“Hi…..Iam from Turkey”

Subhanallah…..ini ni …ini….mahkluk tuhan dari Turkey yang membuatku ndak jadi masuk ke library. Aku terpaku dengan gaya nya, jilbabpnya yang cantik secantik orangnya, dan senyumnya yang tidak menggoda tapi tulus.

“Nice name Fatima”

“Yeah it’s the name of our prophet’s daughter, U know rite?”

Akhirnya berbincang bincang lah kita panjang lebar, sampai teman2 ku pun datang menyapaku. Sangat mengganggu, membuatku merasa tidak bisa leluasa mengenal Fatima lebih jauh. Tiba- tiba Fatima menanyakan sesuatu padaku.

“I wanna pray, do you know where is the prayer room?”

Wow, gadis ini makin mempesonaku. Dengan gaya alim ku akupun menunjukan tempat dimana aku sholat tiap harinya. Tetapi ketika dia tanya apa aku solat atau tidak. Aku hanya bisa tersenyum dan bilang kalau rumahku deket dan aku bakal solat dirumah, padahal mah rumahku jauh juga. Harus naik bus 2 kali dan itu sekitar 30 menit. Jujur aku mulai jarang sholat tepat waktu sejak aku disini, malu aku pada diri sendiri. Solat ku selalu kujamak dengan sholat2 yang berikutnya, karena aku merasa kesulitan sholat di sini. Astaghfirulloh, memang caraku salah, membikin peraturan sendiri tanpa dasar ilmu yang benar.

Sejak pertemuan itu Fatima menjadi temanku di Facebook, kita pun sering ngobrol dan bercanda di chat room. Akupun membantunya mengenalkan kota kecil ini pergi dari satu tempat ke tempat lain. Hatiku makin berbunga bunga tinggal di tempat ini. dan dia selalu mengingatkanku untuk shalat. Sejak itu, setiap aku sholat aku selalu bersemangat. Wah, gadis impianku, sudah cantik, manis, lucu, selalu menjaga sholatnya. Emak ku bakal suka kegirangan nih kalau dapet mantu sesempurna Fatima. Aku harus mendapatkannya, siapa tahu dia bisa memperbaiki keturunanku kelak. hehehe.

Aku kumpulkan semua keberanianku untuk mengungkapkan rasa suka ku pdanya. Sehingga suatu hari di cafetaria tempat kita makan siang dia bercerita banyak tentang hidupnya bahkan masalah pribadinya. Semakin tertarik aku mendengarkan kisah hidupnya. Pokoknya hari ini aku harus ungkapkan cintaku pada mahkluk Tuhan yang indah dari Turkey ini. Kupasang lah kuda-kuda penembakan ku. Walupun dia menolakku setidaknya dia tahu kalau aku menaruh hati padanya, siapa tahu dia selama ini merasa nyaman karena dia suka juga denganku. Walau aku sadar kalau aku bermuka pas-pas an yang dibilang cakep cumak emak gue aja yang bilang, dibilang jelek banyak orang cuma senyum ketawa tanda mengiyakan. Kulit hitam arek Suroboyoku pun tak mengurungkan ke PD anku untuk maju terus demi cinta!

“So, do u have a boyfriend Fatima?”

Uiiiih, dia tersenyum tersipu-sipu membuatku makin PD aja

“Hehe…hmmmm….no tatlim”

Makin GR saja aku, dipanggilnya Tatlim. panggilan itu adalah panggilan sayang nya untukku yang artinya kalau di indonesiakan “sayang”, aku pun memanggilnya hal yang sama. Jawaban No nya membuat nyaliku makin kencang untuk ungkapkan cinta. Sejak kenal dengannya hidupku makin hidup, semangat ku ke kampus makin intense, sholatku makin terjaga, karena aku tak mau terlihat lelaki muslim yang tidak bertanggung jawab terhadap kewajibanku. Lalu dia menunjukkan foto2 dalam hape nya padaku

“Owh…she is sooo cute, super cute… look at her..” Aku melihat gadis lucu dan imut sedang tertawa lepas di pangkuan ibu2 tua yang kuyakini dia adalah neneknya.

“Yes, she is so cute, she is 1,5 years old but she looks older because she is so ……” Kulihat dia memnggelembungkan pipinya…

“Owh you mean chubby”

Akupun selalu tertawa cekikikan setiap Fatima berbicara karena bahasa inggrisnya yang putus-putus dengan logat Turkey dan Inggris dicampur. Terkadang dia selalu mengeluarkan dictionary di HP nya untuk mengartikan apa yang kukatakan.

“Yes, she is fat….”

Lalu dia mennunjukan foto2 anak kecil itu di berbagai pose, akupun harus bersabar untuk mengungkapkan hatiku. Sampai lah pada foto gadis kecil itu lagi digendong lelaki ganteng agak usia dewasa dan dirinya disampingnya.

“And you know who is this Arif?

Akupun mengamati wajahnya yang rasanya seperti pamannya itu sembari mencoba menerka-nerka

“Your uncle right?’

Weleh, kok malah si Fatima tertawa terbahak-bahak….

“Nooooo!!!! this is my husband Tatlim…..”

Gludak!!! minuman Pepsi ku rasanya berubah jadi air comberan!

“What?!”

Eh dia malah tersenyum tanpa dosa sambil mencubit pipiku yang kupikir dia pasti bercanda

“Yes Tatlim, he is in Turkey we’re married 2 years ago”

“Wait-wait, u said you dont have a boy friend….” Sambil merasa dibodohi aku klarifikasi pertanyaan itu

“Yes, I don’t have, but I have a husband. Hahahhaa!!!”

Alamak!!! Mak e, sialan! akupun ikut tertawa dalam gurauan yang sebenarnya mambuat hatiku tercabik-cabik sakiiiit!, aku cuma tersenyum kecut dan menelan ludah pahitku.

Sejak itu aku syukuri karena sebelum aku ungkapkan cintaku, ALLAH menggerakkan tangan Fatima untuk menunjukkan dan menceritakan tentang keluarganya melewati foto-foto dalam HP nya. Coba kalau saat itu aku bilang aku suka dengannya sebelum aku sabar mendengarkan cerita-ceritanya tentang keluarganya. Sejak itu juga, aku mulai menjauh darinya karena aku mau menjaga perasaan ini. Memang sakit karena mendapatkan pengakuan yang bagiku pahit. Tapi sejak itu aku berkaca lagi bahwa ALLAH mempertemukanku dengannya untuk menyentilku supaya aku rajin lagi memulai sholat 5 waktu lagi tanpa membikin peraturan sendiri. Untung ALLAH menyentilku melewati gadis cantik Fatima, cara yang indah kan?Coba kalau ALLAH menyentilku dengan cara yang lain.

Sejak kejadian itu aku malu dengan diri sendiri, melakukan sesuatu karena ingin mendapatkan pamrih atau perhatian dari manusia lain. Memang sih kecewa hati ini membekas, gadis impian Turkey ku sudah cuma tinggal mimpi di siang bolong. Tapi cara ALLAH mengingatkanku untuk tetap menjaga sholatku melalui pertemuanku dengan Fatima akan ku ingat sebagai cara ALLAH yang kadang tidak kita sadari. Manusia yang cerdas adalah yang mau mengambil hikmah, dan menggunakan akal pikirannya dengan kejadian yang telah dia alami. Waalu pahit pasti ada tangan ALLAH yang menyentil kita lewat kejadian2 yang tak kita sadari, bahkan seperti kejadian konyolku dengan Fatima.

Fatimaaaa…Fatimaaa…..my Tatlim, gadis Turkey ku. Oalah…Maafin aku ya Mak…ndak jadi kasih mantu gadis Turkey.:(

——————————————————————————————————-

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali. (An-Nisa : 142 )

*Terinspirasi dr teman-teman Turkey ku di Amerika yang diciptakan ALLAH memiliki fisik yg cakep-cakep euy….^_^

(Cerita Cinta islamiQ)

Iklan

14 Komentar (+add yours?)

  1. Ilham
    Feb 11, 2012 @ 01:23:39

    wakakak lagian juga orang2 sono yang menjalankan Islam-nya scara kuat biasanya kan gak pake pacaran2 gan. hehehe. belum rejeki kali gan… coba lagi *kayak undian berhadiah aja* 😛

    Balas

  2. ya2kzzz
    Feb 11, 2012 @ 03:39:35

    ini favoritku.. 🙂

    Balas

  3. semilir
    Feb 11, 2012 @ 19:56:46

    haha 🙂
    > cinta iman, cinta islam
    -cintailah dirimu sendiri sebelum mencintai orang lain-

    kutipan dari seorang guru sewaktu SMA gan… buat sharing, penyampaian dakwahnya mantep 🙂 suka .. suka ..

    Balas

  4. maRio
    Feb 17, 2012 @ 09:11:32

    like this ceritanya…

    salam kenal.. 😀

    Balas

  5. Note Story (Kumpulan Cerpenku)
    Feb 23, 2012 @ 00:44:03

    makaciiiih ^_*

    Balas

  6. soccerbit.com
    Mar 04, 2012 @ 17:03:49

    Whuaaah, ceritanya menggugah oom :mrgreen:

    Today’s on http://soccerbit.com/
    – Galeri Nike CTR 360 Single Color
    – Sejarah Sepatu Sepakbola
    – Dari Dekat: Adidas Adipure 11Pro
    – Lebih Dekat Dengan Lionel Messi
    – Spy Shot Nike Mercurial Vapor VIII Bersama Marco
    Boriello

    Balas

  7. Iyhanz
    Apr 08, 2012 @ 08:02:17

    waww mantaap ceritanya Gan… ^_^

    slm kenal darii anak Lombok–

    Balas

  8. prazetyo
    Jun 22, 2012 @ 11:32:46

    wah…nice story….
    tatlim.. 🙂

    Balas

  9. gesang86
    Jul 16, 2012 @ 13:45:22

    hahaaaaiii…..pupus sudah, xixixixi….

    Balas

  10. iL
    Jul 23, 2012 @ 10:05:35

    Koq dah gak pernah nulis lg? kpn nulis lg??

    Balas

  11. haryudh4
    Sep 03, 2012 @ 10:11:36

    Hahaha, like this. Di tengah2 kupikir akan happy ending, ternyata semua itu sirna. Nyess banget sih kalo begitu 😀

    Balas

  12. Gmc Paradise
    Sep 12, 2012 @ 10:17:55

    menggugah bangunku hehehehehe..
    http://gombongmotorcommunity.com/

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: